Tidak Makan Sehari Semalam hingga Ikut Gugat Anies Baswedan Kesaksian Korban Banjir Jakarta

Tidak Makan Sehari Semalam hingga Ikut Gugat Anies Baswedan Kesaksian Korban Banjir Jakarta

Seorang warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan ikut memberikan pengakuan terkait banjir Jakarta. Suminem Patmosuwito atau akrab disapa Suminem menceritakan kejadian yang ia alami saat banjir. Ia mengaku rumahnya terendam banjir hingga mencapai 3 meter.

"Malam itu hujan saat keluarga sedang kumpul di rumah, tiba tiba banjir datang." "Kurang lebih 3 meter tingginya sampai rumah terendam dan saya berada di atap rumah." ujar Suminem yang dikutip dari Youtube tvOnenews , Senin (13/1/2020). Bahkan saat banjir keesokan harinya, Suminem mengaku seperti banjir bandang.

"Pukul 6 pagi air banjir cepat naiknya seperti banjir bandang," katanya. Suminem juga menceritakan akibat banjir tersebut, ia terjebak di atap rumah hingga tidak makan sampai sehari semalam. "Tidak sempat makan sampai sehari semalam, semua di bawah rumah, sebenarnya ada nasi sedikit tetapi saat dibawa ke atap rumah tumpah," ujarnya.

Lanjut Suminem, ia sempat ditawari makanan oleh saudara namun nasinya belum matang sempurna. "Mau beli nasi dengan lauk telur dibantu saudara ternyata nasinya masih mentah, akhirnya tidak jadi makan," tuturnya. Suminem tidak sendiri, ternyata tetangga disekitar rumahnya pun terjebak diatas rumah mereka.

Setelah dua hari kemudian, ia mengaku air banjir baru bisa surut. Meski sudah pernah merasakan banjir pada 2007, menurut Suminem, banjir kali ini lebih tinggi. Sebagai warga Jakarta yang terdampak banjir, Suminem akhirnya ikut melaporkan kerugiannya.

Suminem mempunyai warung sembako di rumahnya, akibat banjir, warung Suminem pun terendam. Menurutnya, akibat banjir Jakarta kerugian yang ia dapat bisa mencapai Rp 100 juta. Suminem pun ikut melaporkan kerugiannya kepada Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020.

Alasan Suminem ikut menggugat Anies Baswedan adalah ingin menyampaikan agar pemerintah lebih peduli. Terutama kepada orang orang yang berada di dekat sungai. Saya ingin kalau ada banjir ada tim kesehatan yang datang, banjir kali ini tidak ada yang peduli," ujar Suminem.

Suminem mengaku tidak ada satupun pihak pemerintah yang ikut membantu penanganan banjir di daerahnya. Anggota Tim Advokasi korban Banjir Jakarta Alvon Kurnia Palma ikut berkomentar. Hingga Minggu (12/1/2020), laporan warga terkait dampak banjir masih terus ada.

"Laporan terus masuk tapi kami membatasi sampai kamis (9/1/2020) kemarin," tuturnya. Gugatan warga korban banjir akan dilakukan pada hari ini, Senin 13 Januari 2020. Diketahui sudah lebih dari 650 orang warga yang mendaftar untuk melakukan gugatan terhadap Guberbur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )