Sandiaga Uno memastikan tidak akan kembali menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Dia menyebut, kursi wagub DKI telah menjadi jatah Partai Keadilan Sejahtera ( PKS). "Enggak (kembali jadi wagub). Sudah saya sampaikan itu merupakan jatah PKS," ujar Sandiaga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (21/9/2019).

Sandiaga menyampaikan, keputusan soal sosok yang akan menduduki jabatan wagub DKI ada di tangan PKS. Dia tidak menjawab saat ditanya apakah akan menerima tawaran jika PKS memintanya kembali jadi wagub. "Kelihatannya PKS akan mengusung kader atau profesional," kata Sandiaga.

Sandiaga menjabat sebagai wakil gubernur DKI setelah menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies Sandiaga diusung oleh Partai Gerindra dan PKS. Namun, Sandiaga mengundurkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta pada Agustus 2018.

Saat itu, dia mundur karena mau mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Setelah ditinggalkan Sandiaga, kursi wagub DKI masih kosong hingga kini. Gerindra dan PKS sebenarnya telah mencalonkan dua kader PKS, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub DKI.

Dua nama itu sudah diserahkan kepada DPRD DKI. Namun, proses pemilihan wagub di DPRD DKI Jakarta terhenti setelah masa tugas anggota DPRD DKI periode 2014 2019 berakhir pada Agustus lalu dan digantikan oleh anggota DPRD DKI periode 2019 2024. DPRD DKI periode 2019 2024 belum membahas soal pemilihan wagub karena alat kelengkapan dewan (AKD) belum dibentuk.

Pimpinan sementara DPRD DKI masih menunggu nama yang akan menjadi ketua DPRD DKI dari PDI P dan nama yang akan menjadi salah satu wakil ketua DPRD DKI dari Partai Demokrat.

Published by Dian Alfiatus

Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa. Bermimpilah seakan kau akan hidup selamanya. Hiduplah seakan kau akan mati hari ini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *