Kelakuan Valentino Rossi yang Bikin Dia Panen Haters di Italia Terungkap

Kelakuan Valentino Rossi yang Bikin Dia Panen Haters di Italia Terungkap

Pembenci alias haters adalah bagian tak terpisahkan dari karier pebalap MotoGP, Valentino Rossi. Rossi diketahui punya banyak haters, termasuk sebagain besar berasal dari tempat kelahirannya, Italia. Hal itu diketahui dari ungkapan mendiang pendiri Aprilia, Ivano Beggio, lewat buku otobiografinya yang diselesaikan oleh Claudio Panavello pada 2019 lalu.

Dalam bukunya, Ivano Beggio menilai para haters itu justru bakal membuat Valentino Rossi dikenang sebagai salah satu pebalap terbaik yang pernah lahir. Ivano Beggio mengatakan bahwa Italia harus berterima kasih kepada Valentino Rossi. Sebab, Valentino Rossi berperan besar membuat olahraga balap motor di Italia itu berkembang pesat melalui prestasinya.

"Saya terkejut saat mendapati dia akan dikenang sebagai pebalap terbaik sepanjang masa dengan jumlah haters terbesar dari negaranya sendiri," tulis Beggio seperti BolaSport kutip dari Tuttomotoriweb . "Jika hari ini olahraga roda dua memiliki begitu banyak ruang di Italia, itu berkat Valentino Rossi," ujar Beggio. Lebih jauh, buku tersebut juga mengungkap tingkah laku Valentino Rossi yang membuat juara dunia itu semakin dibenci oleh masyarakat Italia.

Valentino Rossi rupanya dinilai sebagai sosok yang menganggap remeh soal menepati janji. Dia pernah mangkir dari pertemuan dengan legenda Formula 1 ( F1) asal Kanada, Jacques Villeneuve. Padahal, Carlo Pernat selaku mantan manajer Jacquez Villeneuve sudah mengatur jadwal pertemuan dengan Valentino Rossi.

"Ketika sampai pada janji, dia bukan orang yang paling dapat diandalkan di dunia," kata Beggio. "Saya ingat bahwa (Carlo) Pernat mengatur pertemuan dengan Jacques Villeneuve selaku penggemar," ucapnya. "Orang Kanada itu muncul tepat waktu, sementara Valentino Rossi tidak pernah datang," ujar Beggio.

Meski memiliki haters yang mayoritas orang Italia, Rossi tetap tercatat sebagai pebalap tersukses di MotoGP sejak melakoni debut pada tahun 1996. Hingga saat ini, Rossi sudah mengumpulkan sembilan gelar juara dunia, tujuh di antaranya didapat dari kelas utama MotoGP. Saat ini, Rossi tengah memikirkan masa depannya setelah dipastikan bakal tak bersama Yamaha di MotoGP musim depan.

Kabarnya, Rossi tengah menjalin komunikasi serius untuk segera bergabung dengan tim satelit Petronas Yamaha SRT.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )