Inovasi Diperlukan dalam Pembelajaran Efektif di Era New Normal Ma’ruf

Inovasi Diperlukan dalam Pembelajaran Efektif di Era New Normal Ma’ruf

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengamini dampak yang ditimbulkan pandemi Covid 19 sangat luas dan bersifat multidimensi, tanpa terkecuali di bidang pendidikan keagamaan. "Lembaga yang bertanggung jawab di bidang pendidikan ini perlu berinovasi dalam mencari solusi secara bersama pada metode pembelajaran bagi para murid dan santri yang lebih efektif terlebih dalam memasuki masa Tatanan Normal Baru (New Normal)," kata Ma'ruf dalam keterangan Setwapres yang diterima, Rabu (24/6/2020). Ma'ruf mengajak pengelola pesantren, guru, orang tua, santri dan calon santri, para pakar pendidikan dan perlindungan anak agar diperoleh solusi terbaik untuk pendidikan anak.

"Misalnya dengan inovasi bentuk pembelajaran kelompok kelompok kecil dan penyesuaian kurikulum dengan format pembelajaran jarak jauh," tambahnya. Ini perlu dilakukan, kata Ma'ruf, mengingat ilmu agama tidak bisa hanya didekati semata dengan cara mengalihkan pengetahuan ke peserta didik (transfer of knowledge), tetapi juga perlu ditekankan pada internalisasi dan penanaman nilai kepada peseta didik. “itu karena ilmu agama memerlukan tatap muka langsung (muwajahah/mushafahah) dan keteladanan (uswah hasanah) dari pembimbing rohani (mursyid/murabbi),” lanjutnya.

Di sisi lain, Ma'ruf mengatakan bahwa selama ini belajar di rumah masih menimbulkan persoalan ketidaksetaraan, di mana banyak rumah tangga yang tidak dapat memiliki akses terhadap internet. Merujuk data SUSENAS BPS tahun 2018, ada sekitar 61 persen anak tidak memiliki akses internet di rumahnya. “Dalam hal ini, pemerintah sedang menyiapkan kebijakan dan langkah untuk memberikan fasilitas yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh,” pungkasnya.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )